Apakah kamu berasal dari luar kota atau mancanegara dan memilih Jogja sebagai lokasi pernikahan? Atau wedding-mu sudah direncanakan, tetapi kamu masih mencari aktivitas untuk mengisi waktu luang bersama keluarga dan tamu? Jogja menyimpan banyak cerita di luar venue pernikahan. Melalui artikel ini, Avinci mengkurasi wisata budaya Jogja yang bisa dinikmati bersama, agar perjalanan pasangan, keluarga, dan tamu terasa lebih berkesan.
Menjelajahi Sejarah dan Warisan Budaya Yogyakarta
- Keraton Yogyakarta
Berdiri sejak 1755, keraton masih menjadi kediaman Sultan sekaligus pusat budaya. Kamu dan tamu bisa mengenal tata ruang berfilosofi Jawa serta koleksi bersejarahnya. Kenakan busana sopan dan cek jadwal kunjungan terbaru.
- Taman Sari.
Bekas taman istana ini dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I, sekitar 1758. Kolam pemandian, lorong, dan gerbangnya cocok untuk keluarga yang suka menikmati cerita lewat arsitektur. Lokasinya dekat dengan keraton.
- Kotagede.
Kawasan ini pernah menjadi ibu kota Kerajaan Mataram Islam. Kamu bisa menyusuri kampung lamanya, mengunjungi Masjid Gede Mataram, lalu mampir ke perajin perak untuk membawa pulang suvenir. Area makam raja memiliki aturan berpakaian dan jam kunjung tertentu.
Mengenal Seni dan Tradisi Jawa melalui Wisata Budaya
Selain situs bersejarah, wisata budaya Jogja juga bisa dinikmati melalui berbagai museum yang menyimpan cerita dan peninggalan masa lalu.
- Museum Sonobudoyo
Terletak di kawasan Alun-Alun Utara, museum ini menyimpan beragam koleksi budaya, mulai dari wayang, keris, topeng, hingga benda-benda arkeologis seperti arca. Pada jadwal tertentu, museum juga menyelenggarakan pertunjukan seni, seperti wayang pada malam hari.
- Museum Ullen Sentalu
Berada di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman, museum ini mengajak pengunjung mengenal sejarah dan kehidupan keluarga kerajaan Mataram melalui koleksi lukisan, foto, syair, hingga batik. Kunjungan dilakukan bersama edukator yang akan menceritakan latar belakang setiap koleksi. Tersedia pula English Guided Tour yang menarik bagi tamu mancanegara. Untuk kunjungan rombongan, reservasi perlu dilakukan terlebih dahulu.
Mengalami Budaya melalui Kerajinan, Kehidupan Desa, dan Seni Tradisional
- Desa Wisata Kasongan
Kasongan dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah dan keramik di Bantul. Pengunjung dapat menjelajahi showroom, melihat proses pembuatan gerabah, hingga mencoba membuat keramik dan gerabah di workshop. Cocok bagi tamu yang ingin membawa pulang buah tangan buatan pengrajin lokal. Lokasi: Bangunjiwo, Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
- Desa Wisata Tembi
Suasana pedesaan dengan persawahan serta rumah joglo dan limasan menjadi daya tarik utamanya. Museum Rumah Budaya Tembi menyimpan peralatan rumah tangga dan pertanian, keris, tombak, hingga gamelan. Pengunjung juga bisa mencoba membatik, membajak sawah, atau berlatih gamelan. Aktivitas ini menyenangkan untuk mengisi waktu bersama keluarga sebelum atau setelah acara. Lokasi: Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Menikmati Pertunjukan Seni sebagai Pengalaman Budaya
- Sendratari Ramayana Prambanan
Pertunjukan tari tanpa dialog yang mengangkat kisah Ramayana ini rutin digelar sejak 1961. Biasanya panggung terbuka dipakai pada Mei hingga Oktober, sedangkan panggung tertutup pada bulan-bulan lainnya. Jadwal umumnya malam hari, jadi cek jadwal dan tiket resminya lebih dulu.
Setelah Wedding Terlaksana, Cerita Jogja Masih Berlanjut
Wisata budaya Jogja memiliki banyak cerita yang bisa dinikmati pasangan, keluarga, dan tamu, bahkan setelah seluruh rangkaian acara pernikahan selesai. Jika kamu ingin merencanakan wedding di kota ini, konsultasikan rencana pernikahanmu bersama Avinci Planner.