Timeline Anti-Stres: Waktu Tepat Booking Vendor Pernikahan.

Merencanakan pernikahan itu seperti menyusun domino yang rumit; salah menempatkan satu domino di awal, dan seluruh rangkaian bisa berantakan. Pertanyaan kuncinya: vendor mana yang menjadi domino pertamamu? Apakah MUA, katering, atau justru venue yang harus diamankan lebih dulu agar sisanya berjalan mulus? Di dunia pernikahan, keputusan waktu adalah segalanya.

Mari kita susun setiap domino di waktu yang tepat, bersama-sama.

Fase Fondasi (12-18 Bulan Sebelum Hari-H): Tiga Pilar Utama

Anggap fase ini sebagai penentuan tiga pilar utama yang akan menopang seluruh bangunan acaramu. Kesalahan di tahap awal ini bisa berdampak besar, jadi mari kita lakukan dengan benar.

1. Tentukan Kompas Finansial: Anggaran Kasar

Langkah pertama dan paling fundamental dalam perencanaan pernikahan adalah menentukan anggaran kasar. Anggaplah ini sebagai langkah nol yang tidak boleh terlewat. Angka ini akan bertindak sebagai kompas finansial, yang akan menuntun setiap keputusan penting selanjutnya, mulai dari pemilihan venue hingga penentuan jumlah tamu. Setelah kompas finansial siap, saatnya untuk membayangkan skala perayaan.

2. Mulai Melukis Gambaran: Draf Daftar Tamu

Tidak perlu ada daftar nama yang pasti saat ini, cukup buatlah sebuah estimasi kasar. Coba diskusikan bersama pasangan: apakah pestanya akan berskala 50, 150, atau 500 orang? Angka ini akan secara langsung mengerucutkan tipe dan kapasitas venue yang perlu dicari, membuat perburuan terasa lebih fokus dan efisien. Dengan estimasi jumlah tamu di tangan, barulah perburuan terpenting bisa dimulai.

3. Kunci Utama Perencanaan: Amankan Venue Impian

Inilah kunci utama yang akan membuka semua pintu perencanaan pernikahan lainnya. Tanggal ketersediaan venue impian akan menentukan tanggal pasti pernikahan. Setelah tanggal dan lokasi berhasil diamankan, calon pengantin akhirnya bisa melangkah maju dan mengikat vendor-vendor lain dengan penuh percaya diri, mengetahui bahwa panggung utama perayaan telah siap.

Fase Kreatif & Vendor Utama (8-12 Bulan Sebelum Hari-H)

Dengan tanggal dan lokasi yang sudah aman, kanvas pernikahanmu kini siap. Saatnya memilih para ‘seniman’ utama yang akan melukis hari istimewamu.

  • Wedding Planner/Organizer: Jika kamu menggunakannya, inilah waktu yang ideal untuk bergabung. Wedding planner bisa langsung membantumu mendapatkan rekomendasi dan penawaran terbaik untuk vendor-vendor selanjutnya.
  • Fotografer & Videografer: Para profesional dokumentasi terbaik seringkali sudah penuh jadwalnya setahun di muka. Amankan mereka sesegera mungkin.
  • MUA (Makeup Artist): Sama seperti fotografer, MUA ternama memiliki jadwal yang sangat padat. Memesan lebih awal memberimu banyak waktu untuk melakukan sesi trial dengan tenang.
  • Dekorator & Katering: Keduanya adalah vendor besar yang butuh waktu untuk mengembangkan konsep yang matang dan, untuk katering, menjadwalkan sesi food tasting.

Fase Detail & Pelengkap (4-8 Bulan Sebelum Hari-H)

Setelah tim inti terbentuk, kini saatnya mengisi pernikahanmu dengan detail-detail yang lebih personal dan bercerita. Di fase inilah kamu akan mulai berburu gaun pengantin impian, mendesain undangan yang akan menjadi kesan pertama bagi para tamu, hingga memilih MC dan hiburan musik yang akan membangun suasana. Jangan lupakan juga detail manis seperti kue pengantin dan suvenir sebagai tanda terima kasih.

Fase Finalisasi (1-3 Bulan Sebelum Hari-H)

Mendekati hari-H, fokus beralih dari perencanaan ke finalisasi. Anggap ini sebagai tahap final check untuk memastikan semua persiapan matang dan tidak ada yang terlewat. Inilah waktunya untuk mengurus semua dokumen legal ke KUA atau Catatan Sipil, menjadwalkan technical meeting untuk menyatukan visi semua vendor, melakukan final fitting busana, dan yang terpenting, memberikan konfirmasi jumlah tamu final kepada pihak katering dan venue.

Kini, kamu sudah memegang peta urutan domino yang tepat untuk menciptakan sebuah rangkaian acara yang indah.

Namun, menyusun ratusan domino ini di tengah kesibukan tentu membutuhkan ketenangan. Di Avinci, tugas kami adalah menjadi arsitek di balik perencanaan pernikahan mu. Kami yang memastikan setiap kepingnya berdiri kokoh di waktu yang tepat, sehingga di hari-H, tugasmu hanya satu: menjatuhkan domino pertama dengan senyuman, dan menyaksikan keajaiban perayaanmu berjalan mulus tanpa cela.

Rate this post

Tinggalkan komentar