Tahun 2026 membawa pergeseran besar dalam dunia wedding. Souvenir yang dulunya hanya dianggap sebagai “pemanis” di pintu keluar, kini bertransformasi menjadi bagian inti dari pengalaman tamu. Salah satu yang paling diminati adalah konsep Build Your Own Fragrance atau bar parfum interaktif.
Melalui konsep ini, pasangan pengantin ingin memberikan kesan yang lebih personal dan fungsional. Mengingat indra penciuman adalah pengingat memori yang paling kuat, aroma parfum hasil racikan sendiri diharapkan dapat membangkitkan kembali kehangatan suasana pesta setiap kali aromanya dihirup di masa depan.
Pengalaman Sensorik yang personal di area Fragrance Bar, deretan botol essential oils berkualitas premium tertata rapi dalam konsep visual yang elegan. Para tamu diajak untuk bereksperimen menciptakan aroma yang mewakili kepribadian mereka. Beberapa perpaduan wangi parfum memiliki makna tersendiri, seperti Perpaduan notes seperti Bergamot atau Citrus yang memiliki makna segar dan energik. Sentuhan Vanilla atau Jasmine yang memberi kesan manis dan lembut. Serta racikan Sandalwood atau Amber yang memberikan kesan classy dan warm. Setelah racikan dirasa sempurna, botol ditutup dengan segel emas dan label custom sebagai sentuhan akhir yang mewah.
Lebih dari sekadar pernikahan, kehadiran bar parfum ini otomatis mengubah suasana pesta menjadi lebih hidup. Tamu yang sebelumnya tidak saling kenal mulai berinteraksi, membandingkan racikan aroma, dan berbagi tawa. Pernikahan tidak lagi terasa seperti seremoni kaku, melainkan sebuah pertemuan sosial yang interaktif dan hangat.
Detail seperti ini direncanakan dengan hati untuk mencerminkan karakter pengantin sekaligus sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para tamu. Pernikahan kini bukan lagi soal pamer kemewahan, tetapi soal berbagi pengalaman yang intim dan otentik.
Mari mulai merancang narasi pernikahan yang tidak hanya indah dipandang, namun juga bermakna untuk dirasakan. Jadikan hari istimewamu sebagai sebuah perjalanan sensorik yang otentik bersama Avinci Wedding Planner, karena setiap detail kecil berhak memiliki ceritanya sendiri.